Yayasan Quranesia

Kado Hari Raya untuk
Santri Yatim, Piatu dan Dhuafa

Hari raya adalah hari kemenangan penuh suka cita. Jangan biarkan santri yatim, piatu, dhuafa malah berduka. Jadilah alasan kebahagiaan mereka di hari raya

Hibur Mereka dengan Memberi Kado di Hari Raya

“Demi Keagungan-Ku, siapa saja yang menghiburnya (anak yatim) dan menghentikan tangisannya, Aku pastikan baginya surga.”

Hadits Qudsi

Apa yang Bisa Kita Berikan untuk Mereka?

Baju Lebaran

Pemberian baju baru di hari raya agar santri dapat menyambut hari terbaik dengan pakaian terbaik.

THR Santri

Pemberian uang tunai sebagai hadiah kecil untuk santri karena sudah berpuasa sebulan penuh.

Alat Sholat Baru

Pemberian alat sholat layak agar bisa beribadah lebih khusyuk dan nyaman.

Keutamaan Orang yang Memuliakan Anak Yatim

1.  Berdekatan dengan Rasulullah di Surga

Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, dan berdekatan dengan Rasulullah. Sebagaimana hadits berikut, dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya

(HR. Bukhari)

2. Menghindarkan Siksa Akhirat

Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman: “Demi Yang Mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya.

(HR. Thabrani dari Abu Hurairah)

3. Melembutkan Hati

Nabi SAW bersabda. “Bila engkau ingin hati menjadi lembut dan damai serta keinginan (yang baik) tercapai, maka sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan yang seperti engkau makan. Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang, lembut, serta keinginanmu (yang baik) akan tercapai”

(HR Thabrani)

Raih Kemenangan Ramadhan
dengan Membahagiakan Santri Yatim Piatu dan Dhuafa Penghafal Quran

Ambil Kesempatan Memuliakan Anak Yatim sekarang dengan klik tombol di bawah ini

Keutamaan Orang yang Memuliakan Anak Yatim

1.  Berdekatan dengan Rasulullah di Surga

Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, dan berdekatan dengan Rasulullah. Sebagaimana hadits berikut, dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya

(HR. Bukhari)

2. Menghindarkan Siksa Akhirat

Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman: “Demi Yang Mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya.

(HR. Thabrani dari Abu Hurairah)

3. Melembutkan Hati

Nabi SAW bersabda. “Bila engkau ingin hati menjadi lembut dan damai serta keinginan (yang baik) tercapai, maka sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan yang seperti engkau makan. Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang, lembut, serta keinginanmu (yang baik) akan tercapai”

(HR Thabrani)

Keuntungan yang di dapat oleh anda 01

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut lacus, auctor pretium ac ultrices. Dui lacus dignissim tincidunt urna, at enim tempo. Pellentesque amet

Keuntungan yang di dapat oleh anda 01

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut lacus, auctor pretium ac ultrices. Dui lacus dignissim tincidunt urna, at enim tempo. Pellentesque amet

Keuntungan yang di dapat oleh anda 01

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut lacus, auctor pretium ac ultrices. Dui lacus dignissim tincidunt urna, at enim tempo. Pellentesque amet

Namun, para calon hafidz ini tidak punya fasilitas yang memadai dalam perjalanannya menjadi hafidz..

Mereka sudah sibuk dengan belajar ilmu agama dan hafalan Quran sehari-hari, namun masih harus serba kekurangan dalam hal fasilitas..

Berikut ini beberapa cerita dari mereka…

“Belajar Mengajar tanpa meja dan keterbatasan lemari tidak membuat kami surut niat untuk terus belajar. Namun, air yang ada di kubangan itu sering membuat santri sakit perut, padahal hanya itu satu-satunya sumber air yang bisa dipakai untuk keperluan sehari-hari termasuk makan minum. Baunya menyengat, dan warnanya coklat seperti teh kental.”

Ustad Adi, Pengurus Pondok Pesantren Mansyaul Ulum

“200 dari 300 santri tahfidz disini merupakan yatim piatu, sudah jelas mereka tidak punya biaya untuk membantu dana harian pondok. Salah satu cara pondok mencukupi kebutuhan 300 santri adalah dengan berjualan kambing, namun kadang belum cukup..”

Abdullah, Santri Tahfidz Senior Ponpes Nurul Jadid

“Belajar disini gratis tis, karena gratis itulah peserta didiknya membludak, dan 90% dari mereka berasal dari kalangan tidak mampu yang menginginkan anaknya memiliki pendidikan agama yang layak. Kami tidak punya cukup dana untuk menambah infrastukrur. Saat ini 1 ruangan kamar tidur (3×3) bisa diisi 5-9 anak. Kurang layak tapi tidak ada pilihan lain.. ”

Ustad Zulkifli, Pengasuh Madrasah Diniyah Al-Hijrah, Pontianak

“Alhamdulillah kami masih bisa makan meski hanya dengan nasi singkong, karena kalau dibelikan lauk bisa nggak cukup buat semua santri. Bahkan nasi semua aja masih belum cukup. Nasi singkong semoga menjadi berkah..”

Wawan, Hafidz 20 Juz, Pondok Pesantren Mansyaul Ulum

“Tiap hari kami murojaah hafalan di rumah tua yang kami tumpangi secara gratis, yang saat ini hendak dijual oleh pemiliknya.. 1-2 bulan lagi sudah harus ada tempat baru atau lembaga tahfidz ini ditutup permanen..”

Ustdzh Nur, Pengurus Lembaga Pendidikan Tahfidz Wahdah Pontianak

“Masjid mau roboh karena tanah gambut yang semakin ambles. Tahun lalu sudah mulai renovasi tapi dana kurang, akhirnya berhenti di tengah jalan.”

Ustad Munawir, Pengasuh Pesantren Mansyaul Ulum

Mengapa

Mengapa Harus Fatima Umroh

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus.