Yayasan Quranesia

Santri Tahfidz Yatim di Yogyakarta Masih Belum Mendapat Kecukupan Gizi

Di balik semangat menghafal Quran, para santri masih belum mendapatkan gizi yang cukup. Mari iringi jejak langkah para santri menjadi Penghafal Quran. Bantu penuhi gizi mereka.

Hibur Mereka dengan Memberi Kado di Hari Raya

“Demi Keagungan-Ku, siapa saja yang menghiburnya (anak yatim) dan menghentikan tangisannya, Aku pastikan baginya surga.”

Hadits Qudsi

Saat kita menikmati sepiring nasi dengan enak…

Masih ada santri di Jogja yang belum mendapatkan gizi layak.

Bagaimana jika ternyata para penghafal Quran yang selama ini mengemban misi mulia ternyata belum mendapatkan asupan yang penuh gizi?

Inilah yang dialami para santri di sejumlah pondok pesantren Yogyakarta. Mereka belum mendapatkan makanan dengan gizi yang mencukupi. 

Lauk mereka ala kadarnya, terkadang harus makan tanpa lauk. Bahkan, tak jarang mereka harus makan sepiring berdua. 

Sementara itu, kondisi dapur pondok pesantren amatlah seadanya dan perlu dibenahi.

Apa yang mereka makan tidak sepadan dengan perjuangan mereka mengabdikan diri menjadi “penjaga” Al-Quran.

Memang, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka menghafal Quran. Para santri tetap menjalani dengan syukur. Namun, bagi kita yang diberi rezeki berkecukupan, apakah kita akan tinggal diam?

“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat Muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam Surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.”

(HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas)

Dengan sedekah sekecil Rp15 ribu, Anda sudah turut menggerakkan 2 program untuk mendukung para santri ini.

Quranasi

Quranasi adalah program peduli gizi santri yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Program ini menyalurkan bantuan berupa makanan dengan gizi lengkap untuk para santri.

Support Dapur Santri

Support Dapur Santri adalah gerakan bersama mendukung para santri dengan memberikan bantuan berupa sayuran dan lauk-pauk untuk menjadi tenaga menghafal Quran.

Tiap Sedekah Anda Memberikan Dampak

Sedekah Anda akan disalurkan secara amanah ke pesantren dan panti yatim di Yogyakarta.

Pondok La Tahzan
Podok Dhuafa

Gg. Irawan No.21, Pringgolayan, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55198

Pondok Sabilul Huda
Pondok Dhuafa

Jl. Kaliurang No.17, Sukanan, Pakembinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582

Pondok Darul Ma’unah
Podok Tahfidz

Panggang I, Giriharjo, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55872

Pondok Cipto Siswoyo
Pondok Yatim, Piatu dan Dhuafa

Karangwuni, RT. 05 / RW. 19, Karangwuni, Bangun Kerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55551

Pondok Tetirah Dzikir
Podok pesantren ODGJ dan NAPZA

Kuton, Tegaltirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55573

Pondok Cahaya Tauhid
Pondok tahfidz di kampung mualaf

Plengan, Banjaroyo, Kec. Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55672

Pondok Tuli Darul A’shom
Podok Tahfidz

Jalan Sumatra  Kayen, Depok, Sleman Yogyakarta

Alhamdulillah,
Banyak Pihak yang Telah Mendukung Jalannya Program Quranesia

Dokumentasi Penyaluran

Datangkan Perubahan Sekarang Juga

Jika bukan sekarang, kapan lagi perubahan itu harus dimulai.
Melalui Yayasan Quranesia, sisihkan Rp15 ribu tiap pekan untuk mendukung para santri.

Keutamaan Orang yang Memuliakan Anak Yatim

1.  Berdekatan dengan Rasulullah di Surga

Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, dan berdekatan dengan Rasulullah. Sebagaimana hadits berikut, dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya

(HR. Bukhari)

2. Menghindarkan Siksa Akhirat

Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman: “Demi Yang Mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya.

(HR. Thabrani dari Abu Hurairah)

3. Melembutkan Hati

Nabi SAW bersabda. “Bila engkau ingin hati menjadi lembut dan damai serta keinginan (yang baik) tercapai, maka sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan yang seperti engkau makan. Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang, lembut, serta keinginanmu (yang baik) akan tercapai”

(HR Thabrani)

Keuntungan yang di dapat oleh anda 01

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut lacus, auctor pretium ac ultrices. Dui lacus dignissim tincidunt urna, at enim tempo. Pellentesque amet

Keuntungan yang di dapat oleh anda 01

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut lacus, auctor pretium ac ultrices. Dui lacus dignissim tincidunt urna, at enim tempo. Pellentesque amet

Keuntungan yang di dapat oleh anda 01

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut lacus, auctor pretium ac ultrices. Dui lacus dignissim tincidunt urna, at enim tempo. Pellentesque amet

Namun, para calon hafidz ini tidak punya fasilitas yang memadai dalam perjalanannya menjadi hafidz..

Mereka sudah sibuk dengan belajar ilmu agama dan hafalan Quran sehari-hari, namun masih harus serba kekurangan dalam hal fasilitas..

Berikut ini beberapa cerita dari mereka…

“Belajar Mengajar tanpa meja dan keterbatasan lemari tidak membuat kami surut niat untuk terus belajar. Namun, air yang ada di kubangan itu sering membuat santri sakit perut, padahal hanya itu satu-satunya sumber air yang bisa dipakai untuk keperluan sehari-hari termasuk makan minum. Baunya menyengat, dan warnanya coklat seperti teh kental.”

Ustad Adi, Pengurus Pondok Pesantren Mansyaul Ulum

“200 dari 300 santri tahfidz disini merupakan yatim piatu, sudah jelas mereka tidak punya biaya untuk membantu dana harian pondok. Salah satu cara pondok mencukupi kebutuhan 300 santri adalah dengan berjualan kambing, namun kadang belum cukup..”

Abdullah, Santri Tahfidz Senior Ponpes Nurul Jadid

“Belajar disini gratis tis, karena gratis itulah peserta didiknya membludak, dan 90% dari mereka berasal dari kalangan tidak mampu yang menginginkan anaknya memiliki pendidikan agama yang layak. Kami tidak punya cukup dana untuk menambah infrastukrur. Saat ini 1 ruangan kamar tidur (3×3) bisa diisi 5-9 anak. Kurang layak tapi tidak ada pilihan lain.. ”

Ustad Zulkifli, Pengasuh Madrasah Diniyah Al-Hijrah, Pontianak

“Alhamdulillah kami masih bisa makan meski hanya dengan nasi singkong, karena kalau dibelikan lauk bisa nggak cukup buat semua santri. Bahkan nasi semua aja masih belum cukup. Nasi singkong semoga menjadi berkah..”

Wawan, Hafidz 20 Juz, Pondok Pesantren Mansyaul Ulum

“Tiap hari kami murojaah hafalan di rumah tua yang kami tumpangi secara gratis, yang saat ini hendak dijual oleh pemiliknya.. 1-2 bulan lagi sudah harus ada tempat baru atau lembaga tahfidz ini ditutup permanen..”

Ustdzh Nur, Pengurus Lembaga Pendidikan Tahfidz Wahdah Pontianak

“Masjid mau roboh karena tanah gambut yang semakin ambles. Tahun lalu sudah mulai renovasi tapi dana kurang, akhirnya berhenti di tengah jalan.”

Ustad Munawir, Pengasuh Pesantren Mansyaul Ulum

Mengapa

Mengapa Harus Fatima Umroh

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus.