Yayasan Quranesia

IKHTIAR KEIMANAN MENJAGA YANG MUSLIM TETAP MUSLIM

Silahkan tonton video ini!

Sejumlah muslim di Yogyakarta harus hidup dengan perasaan khawatir akan ada muslim yang pindah agama. Perasaan khawatir ini timbul karena mayoritas warga dusun adalah non-muslim. Sedang yang muslim jadi minoritas.

Maka ikhtiar tanpa henti demi menjaga para muslim tetap muslim terus dilakukan. Sayang, tidak semua ikhtiar berjalan mulus dan baik. Sejumlah ikhtiar berjalan baik, sedang ikhtiar lain jalan di tempat. Padahal rasa khawatir itu terus hadir.

Dukungan lebih besar bagi para muslim minoritas ini harus segera dijalankan.

Mari bergabung bersama kami mendukung para muslim minoritas ini tetap jadi muslim tanpa rasa khawatir sedikit pun.

Silahkan tonton video ini!

IKHTIAR MENJAGA KEIMANAN

Fenomena muslim minoritas ini terjadi di dusun Plengen…
Lalu, sejumlah warga berinisiatif menjalankan ikhtiar rutin menjaga keimanan, di antaranya:
AKTIVITAS RUTIN MASJID AL MUTTAQIN, PLENGEN
PENGAJIAN RUTIN TIAP HARI MINGGU
BELAJAR MENGAJI UNTUK ANAK (2 HARI SEKALI)
MEMBANGUN PONDOK PESANTREN
KERJASAMA DENGAN SEJUMLAH PONDOK PESANTREN BANTUAN SEMBAKO

Dengan jumlah muslim lebih sedikit dari non-muslim, keimanan harus kuat biar tidak terpengaruh dan mampu menjalankan syariat Islam dengan benar.

“Kalau dari lahir muslim, sampai mati pun harus muslim. Jangan sampai dalam sejarah hidupnya itu kecilnya muslim tapi sudah tua kok bukan,” prinsip salah seorang warga sekaligus inisiator gerakan tersebut.

PONDOK PESANTREN CAHAYA TAUHID UJUNG TOMBAK YANG MASIH TUMPUL

Pondok Pesantren Cahaya Tauhid dibangun di tengah dusun Plengan yang mayoritas non-muslim.

Inisiatif berdirinya pondok ini baru berjalan 1 tahun belakangan. Idenya adalah untuk menjaga keimanan warga muslim sekaligus menebarkan nilai-nilai Islam.

Sayangnya, ujung tombak masih tumpul.
Sejumlah masalah masih dihadapi Ponpes Cahaya Tauhid.

Perjuangan Ponpes Cahaya Tauhid harus berhadapan dengan masalah sanitasi, jumlah guru, pasokan logistik, pasokan air, dan sejumlah masalah lain.

PAK SUCIPTO, ASLI PLENGEN

Setelah 30 tahun di Semarang, akhirnya balik ke Plengan, dan jadi inisiator ponpes cahaya tauhid.

“Istilahnya balik deso, saya berusaha untuk memakmurkan masjid At-Muttaqin,”
kata Pak Sucipto terkait aktivitasnya di Plengan.

“Kalau di Ponpes Cahaya Tauhid banyak santrinya, lingkungan pondok dan masjid di sini bisa ramai. Jamaahnya banyak. Minimal ada 25-50 santri hadir di Ponpes Cahaya Tauhid,” harap Pak Sucipto menyampaikan misinya menjalankan Ponpes Cahaya Tauhid.

MARI BERSAMA PONPES CAHAYA TAUHID BERJUANG MENEBAR NILAI-NILAI ISLAM SEKALIGUS MENJAGA MUSLIM TETAP MUSLIM

Anda dapat menyampaikan dukungan bagi perjuangan Pondok Pesantren Cahaya Tauhid

Pengadaan air bersih dan sanitasi layak bagi santri

Dukungan rekrutmen asatidz

Fasilitas belajar dan menebarkan nilai-nilai Islam bagi santri dan warga Plengan

Allah menolong hamba
yang menolong agama

Allah menolong hamba yang menolong agama

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah,
niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
(Surat Muhammad: 7)

Demikianlah umat Islam diminta oleh Allah untuk menolong agama-Nya yang sejatinya menolong diri mereka sendiri.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi, Rasulullah saw. berpesan kepada Ibnu Abbas r.a;
Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu.

Marilah kita bersama-sama menolong agama Allah
dengan berupaya memaksimalkan dan meningkatkan kualitas ibadah kita, baik ibadah yang sifatnya individu maupun ibadah sosial.