Perkenalkan, Kami...
Quranesia adalah sebuah yayasan yang berdiri di Yogyakarta sejak 2020. (SK Kemenkumham : AHU-0023387.AH.01.04.Tahun 2020). Bergerak dengan mengumpulkan wakaf dari orang sholeh lalu menyalurkannya kepada para Pejuang Quran, atau biasa kita sebu fisabilillah. Mulai dari santri hingga asatidz yang memang secara fasilitas dan finansial masuk kategori wajib dibantu, baik perorangan maupun kelembagaan.
Alhamdulillah, kami telah menyampaikan amanah donatur berupa program yang insyaallah membawa manfaat.

Peduli Asatidz
Banyak ustadz & ustadzah yang mengabdi dan memperhatikan pendidikan ummat, namun kurang memperhatikan urusan pribadinya, termasuk urusan finansial dan kesehatannya.

Wakaf Al-Quran & Produk Edukasi ke Pondok, Panti Asuhan & TPQ
Tidak sedikit pondok pesantren, panti asuhan dan TPQ di Nusantara yang kurang memiliki fasilitas belajar yang layak.

Infaq Support Program TPQ
Selain hardware, software juga perlu diperhatikan. Di era menjamurnya gadget dan akses internet, program-program belajar Quran kekinian sangat-sangat dinantikan agar menjaga ketertarikan anak didik.

Amal Usaha Yayasan
Selain menyalurkan donasi secara langsung, Quranesia juga menjalankan amal usaha yayasan untuk membuat sedekah efek bola salju. Semakin cepat, semakin besar dan semakin mandiri.

Beasiswa Pondok Pesantren
Memberikan kesempatan kepada seorang santri terpilih untuk mengenyam pendidikan agama yang lebih tinggi di pondok pesantren besar, lalu menjadi tenaga professional pengajar program yayasan adalah cara kami untuk menaikkan kualitas dan kuantitas aktivitas yayasan.

Program 1 Dusun 1 Ustadz 1 Pembina
Minimnya jumlah guru ngaji di pedesaan saat ini membuat generasi Z dan setelahnya berpotensi buta huruf AL-Quran tinggi. Ini adalah kewajiban bersama kita sebagai umat muslim dengan ghirah tinggi untuk memperbaikinya.

Support Bangun Masjid
Masih dibutuhkan banyak masjid untuk dibangun, terutama daerah-daerah "merah" yang kurang terakses pengetahuan islam.

Gizi untuk Santri
Tidak hanya fasilitas, program dan infrastruktur, namun juga soal asupan nutrisi otak pun harus diperhatikan agar seimbang.

Kajian Rutin Pekanan
Pengurus dan donatur disatukan frekuensinya dengan perantara kajian rutin baik dengan offline maupun online.